Category: Tak Berkategori

  • Sensor Nano-Bio Cerdas untuk Deteksi Dini Penyakit pada Spesies Langka: Integrasi Nanobioteknologi dan Bioinformatika

    Sensor Nano-Bio Cerdas untuk Deteksi Dini Penyakit pada Spesies Langka: Integrasi Nanobioteknologi dan Bioinformatika

    Dalam era ketika ancaman terhadap keanekaragaman hayati semakin meningkat, inovasi dalam bidang nanobioteknologi dan bioinformatika (Bioinformatics) menawarkan harapan baru untuk melindungi spesies langka melalui pendekatan deteksi penyakit yang lebih dini, akurat, dan efisien. Perpaduan teknologi berskala nano dengan analisis data biologis berbasis komputasi telah melahirkan konsep sensor nano-bio cerdas—suatu sistem hibrida yang mampu mengenali, menganalisis,…

  • Dari Nano ke Gen: Peran Nanobioteknologi dan Bioinformatika dalam Memetakan Keanekaragaman Hayati Mikroba Nusantara

    Dari Nano ke Gen: Peran Nanobioteknologi dan Bioinformatika dalam Memetakan Keanekaragaman Hayati Mikroba Nusantara

    Dalam lanskap penelitian modern yang memadukan skala dari nanometer hingga genomik, peran nanobioteknologi (Nano­Biotechnology) dan bioinformatika (Bioinformatics) dalam memetakan keanekaragaman hayati mikroba nusantara menjadi semakin krusial. Artikel ini menguraikan bagaimana pendekatan “dari nano ke gen” membuka peluang baru dalam memahami dan mengelola kekayaan mikroorganisme di wilayah nusantara, sekaligus menyoroti tantangan dan arah penelitian ke depan.…

  • Evolusi dan Fungsi Gen ALOG pada Kapas Skala Genom

    Evolusi dan Fungsi Gen ALOG pada Kapas Skala Genom

    Analisis evolusi dan fungsi gen ALOG pada kapas telah dilakukan secara menyeluruh melalui pendekatan skala genom (genome-wide). Gen ALOG, yang termasuk dalam keluarga gen spesifik tumbuhan, diketahui memiliki peran penting dalam perkembangan morfologi tanaman dan diferensiasi jaringan. Studi ini menjadi sangat relevan dalam konteks perbaikan sifat agronomis kapas, terutama mengingat pentingnya kapas sebagai tanaman penghasil…

  • Kolaborasi Ilmuwan Komputer dan Biolog dalam AI untuk Bioinformatika Indonesia

    Kolaborasi Ilmuwan Komputer dan Biolog dalam AI untuk Bioinformatika Indonesia

    Webinar nasional bertajuk AI for Bioinformatics telah terselenggara dengan lancar pada tanggal 20 September 2025 secara daring melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendorong integrasi antara kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan bioinformatika di Indonesia. Lebih dari 300 peserta dari berbagai institusi di seluruh Indonesia telah berpartisipasi aktif dalam diskusi yang berlangsung…

  • Perakitan Genom Ranunculus Insights Evolusi Tumbuhan Non Model

    Perakitan Genom Ranunculus Insights Evolusi Tumbuhan Non Model

    Penelitian mengenai perakitan genom pada tumbuhan non-model, khususnya genus Ranunculus dari famili Ranunculaceae, memberikan kontribusi penting dalam memperluas pemahaman evolusioner serta diversifikasi genetik kelompok tumbuhan ini. Ranunculus yang dikenal dengan keanekaragaman morfologi dan ekologi yang tinggi, menjadi objek studi yang ideal untuk menguji efektivitas metode perakitan genom terbaru dalam konteks tanaman non-model yang belum memiliki…

  • Regulasi Pembungaan Anggrek Neotropis Epifit dan Terestrial

    Regulasi Pembungaan Anggrek Neotropis Epifit dan Terestrial

    Penelitian terkini yang mengkaji regulasi pembungaan pada anggrek neotropis mengungkap perbedaan mekanisme molekuler dan fisiologis antara spesies epifit dan terestrial yang beradaptasi pada lingkungan tropis Amerika. Studi ini menyoroti kompleksitas jalur pengaturan waktu pembungaan yang dipengaruhi oleh interaksi genetik dan sinyal lingkungan, seperti suhu, cahaya, dan kondisi kelembapan yang bervariasi antara habitat epifitik yang berada…

  • Diskriminasi Spesies Pedicularis Efektivitas Genom Plastid dan Barcode DNA

    Diskriminasi Spesies Pedicularis Efektivitas Genom Plastid dan Barcode DNA

    Penelitian mengenai diskriminasi spesies pada genus Pedicularis yang tergolong dalam famili Orobanchaceae menunjukkan bahwa penggunaan genom plastid secara lengkap dan barcode DNA tradisional memiliki efektivitas yang sama tinggi dalam membedakan spesies berdasarkan situs parsimoni-informatif. Analisis genom plastid (plastid genomes) yang menyeluruh mengungkapkan jumlah situs parsimoni-informatif yang cukup signifikan untuk membedakan antarspesies dengan presisi tinggi, namun hal…

  • Perpanjangan Masa Simpan Stroberi dengan Lapisan Nanoemulsi Gum Biji Sage dan Minyak Kayu Manis

    Perpanjangan Masa Simpan Stroberi dengan Lapisan Nanoemulsi Gum Biji Sage dan Minyak Kayu Manis

    Penggunaan lapisan berbasis gum biji sage (sage seed gum) yang diformulasikan dalam bentuk nanoemulsi mengandung minyak atsiri kayu manis (cinnamon essential oil) secara signifikan mampu memperpanjang masa simpan stroberi (Fragaria × ananassa) dengan menekan laju kerusakan fisiologis dan mikrobiologis selama penyimpanan suhu rendah. Nanoemulsi merupakan sistem dispersi minyak dalam air dengan ukuran partikel nano (<200 nanometer)…

  • Modul miR169z NFYA5 GPDHc1 Tingkatkan Toleransi Kekeringan pada Populus

    Modul miR169z NFYA5 GPDHc1 Tingkatkan Toleransi Kekeringan pada Populus

    Studi pada genus Populus memperlihatkan bahwa modul regulasi genetik terdiri dari microRNA 169z (miR169z), faktor transkripsi Nuclear Factor Y subunit A5 (NF‑YA5), dan enzim Glycerol‑3‑phosphate Dehydrogenase sitosolik 1 (GPDHc1) secara kolektif meningkatkan toleransi terhadap kekeringan melalui peningkatan kadar nikotinamida adenin dinukleotida oksidatif/nicotinamide adenine dinucleotide oxidized (NAD+) yang kemudian menghambat produksi Reactive Oxygen Species (ROS). Ketika…

  • Mekanisme Toleransi Garam pada Daun dan Akar Suaeda japonica

    Mekanisme Toleransi Garam pada Daun dan Akar Suaeda japonica

    Pada konsentrasi natrium klorida tinggi khususnya 600 milimolar (mM) NaCl, Suaeda japonica Makino menunjukkan adaptasi fisiologis dan ekspresi gen transkriptom yang simultan dan terkoordinasi antara daun dan akar, yang mendorong toleransi garam melalui beberapa mekanisme inti. Daun mengalami akumulasi besar ion natrium (Na⁺) dengan pengurangan jon kalium (K⁺), sementara kadar gula larut total dan prolin…